riau24

logo riau24
Informasi Anda Genggam

Kursi Kapolri, Komjen Budi Gunawan Pernah Berstatus Tersangka Korupsi

TIM Archive
Rabu, 15 Juni 2016 | 15:40 WIB
Wakapolri Komjen Budi Gunawan Wakapolri Komjen Budi Gunawan
Jakarta, Riau24.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti digantikan calon tunggal Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Tito Karnavian. Presiden Joko Widodo sudah melayangkan surat pengajuan Tito itu ke parlemen, Rabu ini (15/6). Lantas bagaimana nasib Wakapolri Komjen Budi Gunawan yang telah terlebih dahulu mendapat "kapling" untuk kursi Kapolri?

Budi Gunawan yang lazim disapa BG, sesungguhnya sudah mengantongi tiket tunggal untuk menjadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara. BG telah lolos dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di Komisi III DPR pada awal 2015 lalu.

Tak hanya lolos, bahkan persetujuan atas BG sebagai Kapolri saat itu, dibawa ke Rapat Paripurna DPR untuk disahkan. Dari sepuluh fraksi di parlemen, hanya Demokrat yang menolak pengesahan BG sebagai Kapolri, dan meminta proses paripurna terkait Budi tak dilanjutkan. Sembilan fraksi lainnya secara bulat mendukung BG menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Sutarman.

Dalih Demokrat ketika itu yakni karena BG berstatus sebagai seorang tersangka korupsi sehingga dipandang tak pantas untuk menjadi Kapolri. Namun pada akhirnya status tersangka BG dicabut menyusul dikabulkannya gugatan praperadilan BG terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

R24/gig 
Penulis TIM Archive
INDEX BERITA