riau24

logo riau24
Informasi Anda Genggam

Kursi Kapolri, Budi Gunawan atau Tito Kamavian

TIM Archive
Rabu, 15 Juni 2016 | 15:59 WIB
( Dari Kanan ) Komjen Pol Budi Gunawan, Komjen Pol Putut Eko Bayu Seno, Komjen Pol Tito Kamavian ( Dari Kanan ) Komjen Pol Budi Gunawan, Komjen Pol Putut Eko Bayu Seno, Komjen Pol Tito Kamavian
Jakarta, Riau24.com - Sebelum hari penyampaian nama Tito sebagai calon tunggal Kapolri, sebagian kalangan termasuk Komisi Hukum DPR sudah mengingatkan Presiden Jokowi terkait pernah mengajukan BG ke DPR, dan parlemen pun menyetujui bahkan sudah akan menetapkan di paripurna.

“Budi Gunawan dulu itu sudah diajukan oleh Jokowi ke DPR sebagai Kapolri tapi karena diduga terlibat kasus rekening gendut maka jadi terjegal, namun kemudian tidak terbukti oleh KPK,” tutur anggota Komisi III DPR Romo HR Muhammad Syafi’i kepada media seperti dikurip CNNIndonesia.com baru-baru ini menanggapi calon kapolri baru. 

Menurut politikus Partai Gerindra, dengan BG waktu itu juga sudah disetujui oleh DPR maka selayaknya Jokowi mengangkat dan melantik BG. "Bagaimana kalau bukan BG yang dilantik." 

Baca Juga : Kursi Kapolri, Komjen Budi Gunawan Pernah Berstatus Tersangka Korupsi

Presiden juga diminta untuk tidak terlalu mendengar pihak-pihak tertentu yang sekiranya dapat mengganggu keputusan Jokowi yang menyangkut hal-hal strategis. 

“Jokowi jangan mendengar omongan sana-sini yang belum tentu kebenarannya,” ujar anggota Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra itu. “Presiden punya hak prerogratif,” ucap dia.


R24/gig 
Penulis TIM Archive
INDEX BERITA