riau24

logo riau24
Informasi Anda Genggam

NASA Luncurkan Satelit Paling Canggih Untuk Memantau Cuaca

TIM Archive
Selasa, 13 Maret 2018 | 10:18 WIB
Satelit NASA Satelit NASA
Pekanbaru, Riau24.comNASA meluncurkan satelit paling canggih untuk menjaga negara bagian barat Amerika Serikat. Dinamakan dengan Satelit GOES-S (Geostationary Operational Environmental Satellites).
 
Satelit GOES-S ini bernilai USD 11 miliar, meluncur menuju orbit dengan menumpang roket Atlas V. Lusinan meteorologis berkumpul guna peluncuran itu, termasuk awak TV dari Weather Channel dan Weather Nation. Dilansir dari Voanews, Senin 13 Maret 2018.
 
GOES-S merupakan satelit kedua yang telah merevolusi prakiraan cuaca dengan pemprosesan citra yang amat cepat, tajam dari angin topan, kebakaran hutan, banjir, banjir lumpur dan bencana alam lainnya.
 
Jim Yoe dari bagian layanan cuaca untuk NASA TV mengungkapkan rasa senangnya dapat menyaksikan peluncuran ini secara langsung.
 
"Saya lebih bahagia lagi terkait pekerjaan yang akan datang untuk saya dan para kolega saya, memanfaatkan semua data ini untuk bekerja dengan memberikan prakiraan cuaca yang lebih baik dan mengeluarkan peringatan kepada publik Amerika," kata Yoe, seorang pejabat pada the Joint Center for Satellite Data Assimilation.
 
GOES-S juga akan mengamati Meksiko dan Amerika Tengah, dan juga wilayah Pantai Barat, Alaska dan Hawai. Satelit ini namanya akan berubah menjadi GOES-17 begitu wahana ini mencapai orbit setinggi 22.000 mil yang dituju di atas khatulistiwa dalam beberapa minggu ke depan, dan diperkirakan akan mulai operasional menjelang akhir tahun.
 
Sebelumnya, satelit GOES-16, sahana angkasa pertama, telah memantau kawasan Atlantik dan Pantai Timur sepanjang tahun lalu untuk the National Oceanic and Atmospheric Administration. Layanan kelas satu yang sama sekarang akan tersedia untuk kawasan Pasifik.
 
Dengan kehadiran dua satelit ini, peliputan definisi tinggi NOAA akan terentang dari Samudra Atlantik dekat Afrika Barat, sumber utama terbentuknya angin topan, hingga ke seluruh Amerika dan Samudra Pasifik hingga ke Selandia Baru.
 
Dua satelit lagi direncanakan untuk satelit yang rencananya terdiri dari 4: yaitu GOES-T tahun 2020 dan GOES-U di tahun 2024. Biaya senilai USD 10,8 milyar termasuk biaya pengembangan, peluncuran, dan operasi dari seluruh empat satelit disamping sistem pengendali yang ada di darat hingga tahun 2036.    (***)





R24/nof
 
 
Penulis TIM Archive
INDEX BERITA