riau24

logo riau24
Informasi Anda Genggam

Usai Membombardir Suriah, Donald Trump Umumkan 'Misi Selesai'

TIM Archive
Minggu, 15 April 2018 | 15:11 WIB
As dan sekutunya menyerang Suriah pada Jumat 13 April 2018 malam As dan sekutunya menyerang Suriah pada Jumat 13 April 2018 malam
Riau24.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui Twitter mengumumkan missi selesai usai militer dan sekutunya Inggris dan Prancis membombardir rezim Bashar al-Assad pada Jumat malam 13 April 2018.
 
"Serangan yang sempurna tadi malam. Terima kasih Prancis dan Inggris atas kebijaksanaan dan kekuatan militer mereka. Tidak ada hasil yang lebih baik lagi. Misi selesai!," twit Donald Trump pada Sabtu, 14 April 2018.
 
Dalam twit berikutnya, Donald Trump menyatakan, ia sangat bangga dengan militer (Amerika Serikat) yang sebentar lagi akan bertambah hebat, menyusul disetujuinya anggaran pertahanan bernilai miliaran dolar.
 
Pada kesempatan yang berbeda, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley menegaskan bahwa Washington siap untuk terus menekan Suriah pasca-dugaan serangan senjata kimia yang menurutnya dilakukan rezim Presiden Bashar al-Assad.
 
"Amerika Serikat 'terkunci dan termuat'. Ketika Presiden kami menarik sebuah garis merah, maka ia akan melakukannya," ujar diplomat Amerika Serikat tersebut dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB seperti dilansir Liputan6 yang mengutip dari CNN, Minggu 15 April 2018.
 
Haley pun mengecam Rusia karena melindungi Suriah. Ia menyatakan, Moskow telah "menyemangati" Presiden Bashar al-Assad untuk melanjutkan serangan.
 
Rusia, melalui Duta Besarnya untuk PBB, Vassily Nebenzia menegaskan bahwa Washington telah memulai sebuah "upaya militer ilegal".
 
"Rusia mengutuk sangat keras, serangan terhadap Suriah di mana personel militer Rusia membantu negara yang berdaulat dan upaya kontraterorisme mereka," demikian Nebenzia membacakan pernyataan tertulis Presiden Vladimir Putin.(***)
 
 
R24/iko
Penulis TIM Archive
INDEX BERITA