riau24

logo riau24
Informasi Anda Genggam

Pimpinan JAD Aman Abdurrahman Dituntut Hukuman Mati

TIM Archive
Jumat, 18 Mei 2018 | 13:19 WIB
Aman Abdurrahman Aman Abdurrahman
Riau24.com- Terdakwa kasus teroris Aman Abdurrahman aliansi Oman Rochman resmi dituntut hukum mati oleh laksa penuntut umum. Pimpinan organisasi teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu dinilai bersalah atas sejumlah teror bom yang terjadi.
 
Tuntutan pada Aman itu dibacakan pada hari ini dalam sidang lanjutan di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
 
"Dengan memperhatikan ketentuan dalam Undang-Undang, kami meminta agar majelis hakim menjatuhi pidana dengan pidana mati," kata Jaksa Anita Dewayani saat membacakan berkas tuntutan di ruang Oemar Seno Adjie, Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, sebagaimana dilansir dari Tempo Jumat, 18 Mei 2018. 
 
Dalam sidang dakwaan pada 15 Februari 2017, ada lima aksi teror yang diperintahkan Aman melalui pengikutnya. Kelimanya yaitu bom di Kampung Melayu dan Sarinah Thamrin, Jakarta, Bom Gereja Samarinda, penyerangan Mapolda Sumatera Utara, dan terakhir penyerangan terhadap polisi di Bima, Nusa Tenggara Barat.  
 
Sejumlah saksi fakta dan saksi ahli pun telah dihadirkan di sepanjang persidangan dalam dua bulan terakhir unntuk menguatkan fakta tersebut.
 
Di tengah proses persidangan, nama Aman Abdurrahman pun kembali mencuat di tengah serangkaian aksi kerusuhan dan teror di tanah Air. Sebab, organisasi Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang didirikannya juga menjadi dalang dari serangkaian aksi teror di Surabaya hingga Riau dalam minggu terakhir ini.
 
Tuntutan Jaksa terhadap Aman Abdurrahman ini sesusai dengan dua poin dakwaan yang disampaikan sebelumnya.  
 
Dua poin dakwaan itu yaitu Pasal 14 junco Pasal 6 dan Pasal 15 juncto Pasal 7 Undang-Undang Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Dengan kedua pasal ini, Aman Abdurrahman pun terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.(***)
 
 
R24/iko


Penulis TIM Archive
INDEX BERITA