riau24

logo riau24
Informasi Anda Genggam

Bandar Narkoba Jaringan Palembang Diringkus Polsek Rumbai

TIM Archive
Selasa, 07 Agustus 2018 | 12:45 WIB
Tersangka MS saat menunjukkan barang bukti narkoba jenis sabu di polsek rumbai pesisir, Selasa (7/8/2018) siang. Foto : amri Tersangka MS saat menunjukkan barang bukti narkoba jenis sabu di polsek rumbai pesisir, Selasa (7/8/2018) siang. Foto : amri
Riau24.com- Kepolisian Sektor (Polsek) Rumbai Pesisir berhasil meringkus seorang diduga bandar narkoba jenis sabu, 31 Juli 2018 sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Tanah Datar, Pekanbaru Kota.

Tersangka berinisial MZ (27) ini ditangkap tim Polsek Rumbai Pesisir, berdasarkan hasil dari pengembangan dari penangkapa dua tersangka yang lebih dahulu diringkus petugas.

Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Ardinal Efendi, SH.MH.MM mengatakan saat MZ  diringkus, petugas berhasil mengamankan 1.2 kilogram narkoba jenis sabu.

"Saat digeledah, petugas berhasil menemukan 1,2 kg narkoba jenis sabu didalam jok motor merek beat tersangka," ungkap Ardinal saat press release, Selasa, 7 Agustus 2018 siang.

Selain itu jelas Ardinal, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti lainnya berupa 1 buah tas jinjing warna hijau merk kencana LG, yang berisikan 1 bungkus plastik berwarna hijau tulisan china.

Dan tiga paket sedang plastik bening ukuran sedang yg berisikan diduga shabu shabu seberat 76,63 gram, 15 paket kecil plastik bening diduga berisi shabu-shabu seberat 80.26 gram.

 Dan juga uang tunai 16.029.000 Rupiah dan juga Satu unit sepeda motor merk vario warna putih BM 2525 TG, 3 bh KTP, tiga unit Handphone.

Berdasarkan pengakuan tersangka, ia baru sekali menjual barang haram ini. Sabu ini didapatkanya dari seorang temannya di Palembang, barang haram ini dihargai 400 juta.

"Saya dititipkan teman di Palembang, harganya 400 juta, itu bayarnya nanti dari hasil penjualan, jadi saling percaya aja." Ujar MS saat diwawancara Riau24.com.

Tersangka saat ini harus mendekam di sel tahanan untuk mempertanggung jawabkan perbuatan, tersangka terancam hukuman seumur hidup maksimal hukuman mati.

R24/amri
Penulis TIM Archive
INDEX BERITA