riau24

logo riau24
Informasi Anda Genggam

Presiden PKS Sebut Sandiaga Adalah Santri di Era Post-Islamisme

TIM Archive
Jumat, 10 Agustus 2018 | 12:03 WIB
Prabowo dan Sandiaga Uno. Prabowo dan Sandiaga Uno.
Riau24.com- JAKARTA- Sosok Sandiaga Uno, kembali marak disorot. Kali ini, sorotan semakin banyak bermunculan setelah Sandi, demikian panggilan akrabnya, resmi mendampingi Prabowo Subianto, sebagai calon wakil presiden.


Terkait hal itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, menilai, PKS, Gerindra, dan PAN, sepakat mengusung Prabowo dan Sandiaga sebagai calon presiden dan calon wakil presiden dalam Pilpres 2019. Keduanya dinilai tepat untuk memimpin Indonesia periode 2019-2024.

Lebih lanjut, ia menerangkan, dalam pembahasan selama ini, PKS bersama Gerindra dan PAN berusaha mencari format terbaik bagi capres-cawapres. Salah satu faktor yang menjadi patokan, pihaknya ingin mengusung kepemimpinan nasionalis dan Islam dalam konsep dwi tunggal.

"Kita ingin menggandengkan kepemimpinan nasionalis seperti Pak Prabowo dengan kepemimpinan Islam atau kepemimpinan kaum santri," ujar Sohibul.

Sohibul juga mengakui, dalam kacamata publik selama ini, Sandiaga tidak masuk dalam kategori santri. Tapi ia memiliki pandangan berbeda terkait hal itu.

"Saya kira, beliau hidup di alam modern, tapi beliau mengalami proses spiritualisasi dan Islamisasi. Saya bisa mengatakan, saudara Sandi merupakan sosok santri di era post Islamisme," ujar Sohibul, seperti dilansir kompas.com. Jumat 10 Agustus 2018.

"Mudah-mudahan dia benar-benar menjadi contoh pemimpin Muslim yang kompatibel dengan perkembangan zaman," harapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya PKS mendorong Ketua Dewan Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri sebagai cawapres bagi Prabowo. Sedangkan PAN mendorong nama Zulkifli Hasan yang kini menjabat Ketua Umum PAN. Namun pilihan akhirnya jatuh kepada pasangan Prabowo-Sandiaga. ***

R24/wan

Penulis TIM Archive
INDEX BERITA