riau24

logo riau24
Informasi Anda Genggam

Hukum Tes Kesuburan Sebelum Menikah

TIM Archive
Sabtu, 13 Oktober 2018 | 21:14 WIB
Ilustrasi: internet Ilustrasi: internet
Riau24.comSyaikh prof. Abdullah bin AI-Jibrin rahimahullah ditanya, Apa hukum melakukan pemeriksaan kesehatan bagi calon suami istri sebelum menikah?

Beliau menjawab, tidak mengapa jika dikhawatirkan terdapat penyakit di dalam tubuh yang bisa berpengaruh terhadap kesehatan, yang bisa mencegah dari bahagianya kedua pasutri dan mengganggu keharmonisan dan ketenangan dalam rumah tangga.

Bisa jadi pada salah satu dari keduanya ada penyakit psikologi, epilepsi atau penyakit kronis, walaupun penyakit yang (awalnya) masih ringan juga seperti asma, diabetes, schistomiasis dan reumatik. Demikian juga penyakit mandul dan tidak produktif.

Akan tetapi jika penampilan fusik (dzahir) kedua calon sehat dan jelas, kemudian masyarakat tempat keduanya tinggal tidak didapatkan penyakit-penyakit ini maka hukum asalnya tidak ada penyakit dan tidak ada yang dikhawatirkan sehingga tidak perlu memeriksa kesehatan setiap calon mempelai.

Akan tetapi jika terdapat indikasi dan dikhawatirkan adanya penyakit yang masih samar. Kemudian salah satu calon pengantin atau salah satu wali meminta pemeriksaan kesehatan maka harus dilakukan agar tidak terjadi pertentangan dan perdebatan setelahnya. (Fatawa Asy_syar'iyyah fi masa‘ilit thibbiyah).

 

Penulis TIM Archive
INDEX BERITA