riau24

logo riau24
Informasi Anda Genggam

Akhirnya 10 Tahun Dominasi Ronaldo-Messi Berakhir, Luka Modric Menangi Ballon d'Or

TIM Archive
Rabu, 05 Desember 2018 | 04:35 WIB
Foto. Internet Foto. Internet
Riau24.com- Akhirnya setelah 10 tahun belakangan dua nama pemain sepakbola, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo selalu masuk dalam perebutan Ballon d'Or.

Tahun ini, seorang pemain dari negara kecil Kroasia nama Luka Modric berhasil mematahkan dominasi dua 'Alien' sepakbola Messi dan Ronaldo dengan meraih penghargaan Ball d'Or 2018.

Modric terpilih sebagai pemenang usai mendapat suara terbanyak dari panel yang berisi jurnalis internasional. Ia mendapat total 753 poin, unggul jauh dari Ronaldo (478 poin) dan Antoine Griezmann (414 poin).
 
Dilansir dari detik.com, Pemain kecil asal Kroasia ini menyaingi Duopoli Messi-Ronaldo di Ballon d'Or. Tercatat sejak 2008 sampai 2017, penghargaan tersebut selalu dimenangi oleh Ronaldo dan Messi. 

Kedua mega bintang sepakbola itu masing-masing telah meraih penghargaan itu sebanyak lima kali.

Sebelumnya Modric juga sudah mendapat penghargaan pemain terbaik UEFA dan FIFA berkat performa apiknya kala membawa Real Madrid juara Liga Champions, serta memimpin Kroasia melaju sampai final Piala Dunia 2018 beberapa waktu lalu.

Gelandang Real Madrid ini pun senang dapat mengikuti jejak Ronaldo dan Messi,  apalagi ia telah berhasil mematahkan dominasi kedua mega bintang sepakbola tersebut.

"Sejarah akan mengatakan bahwa seorang pemain Kroasia, mewakili negara kecilnya, memenangi Ballon d'Or setelah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, pemain yang ada di level berbeda," ujar Modric dalam wawancara dengan France Football.

Ia juga menyebutkan tidak ada yang berhak membandingkan dirinya dengan Ronaldo dan Messi, karena keduanya menurut Modric adalah yang terbaik dalam sejarah sepakbola.

Mantan pemain Tottenham Hotspurs ini pun sangat bangga, tapi ia tetap selalu merendah dengan tidak memikirkan sedetikpun masa kejayaan Ronaldo dan Messi habis

Jadi pemenang setelah mereka itu luar biasa, meski tidak sedetik pun saya berpikir mereka sudah habis," lanjut mantan pemain Tottenham Hotspur itu.

"Penghargaan ini untuk semua pemain yang pantas memenanginya, tapi belum pernah merasakannya. Ini benar-benar jadi tahun spesial buat saya. Sulit dijelaskan dalam kata-kata soal emosi serta apa yang saya rasakan saat ini. Ini sesuatu yang unik bagi saya, sangat spesial," tutup pemain berusia 33 tahun itu.

Sumbe. Detik.com
Penulis TIM Archive
INDEX BERITA