riau24

logo riau24
Informasi Anda Genggam

Pidato Provokatif, Mantan Relawan Minta Polisi Tangkap Jokowi

TIM Archive
Minggu, 05 Agustus 2018 | 16:02 WIB
Presiden Joko Widodo Presiden Joko Widodo
Riau24.com- Pidato Presiden Jokowi dihadapan para relawannya di Sentul Sabtu kemarin yang menyatakan agar pendukungnya tidak takut berkelahi, dikritik oleh sejumlah pihak.

Bahkan para mantan relawan Jokowi sendiri beranggapan, pidato Jokowi itu sungguh memalukan karena diucapkan langsung oleh seorang presiden. Terlebih lagi pidato Jokowi itu menurut mereka lebih kepada unsur provokasi.

“Pernyataan itu sungguh memalukan. Ini adalah provokasi. Bila dibiarkan akan terjadi pertumpahan darah sesama anak negeri dalam pesta demokrasi Pemilihan Presiden 2019,” ujar Amirullah Hidayat Kordinator Komunitas Relawan Sadar Indonesia (KORSA), yang dikutip dari rmol.co, Minggu 5 Agustus 2018.

"Oleh karena itu pihak Kepolisian harus segera memeriksa dan memenjarakan Jokowi," lanjutnya.

Dia juga menilai bahwa pernyataan Jokowi yang disampaikan kepada relawannya itu, tidak bisa dilihat sebagai persoalan kecil karena disampaikan oleh seorang kepala negara dan kepala pemerintahan. 

"Setiap warga negara sama di mata hukum," kata Amirullah.

Dia juga mengingatkan kepada Polri tidak cepat bertindak apabila menghadapi kelompok yang bertentangan dengan penguasa. 

"Kepolisian selaku penegak hukum harus berdiri di atas semua pihak secara adil. Apalagi yang menggaji polisi adalah rakyat bukan seorang presiden," ujarnya yang juga kader muda Muhammadiyah ini.

Dia melanjutkan, tanpa seruan Jokowi selaku presiden, sudah banyak peristiwa tekanan dan arogansi yang dilakukan kelompok pendukung Jokowi. Contohnya adalah yang baru terjadi, yakni kasus terbaru pengepungan Neno Warisman di Bandara Hang Nadim Batam pekan lalu.
Penulis TIM Archive
INDEX BERITA